Bapak Ciputra: Kisah Inspiratif Entrepreneur Indonesia dari Nol hingga Sukses
Bapak Ciputra: Kisah Inspiratif Entrepreneur Indonesia dari Nol hingga Sukses
Bapak Ciputra adalah salah satu tokoh entrepreneur Indonesia paling berpengaruh dan inspiratif sepanjang sejarah. Ia dikenal sebagai pengusaha properti visioner, pendidik kewirausahaan, serta sosok yang berhasil mengubah keterbatasan hidup menjadi kesuksesan besar yang berdampak bagi jutaan orang.
Perjalanan hidup Ciputra membuktikan bahwa seorang entrepreneur sejati mampu mengubah padang ilalang menjadi kota baru, kawasan kumuh menjadi pusat ekonomi, dan rongsokan menjadi emas bernilai tinggi.
Awal Kehidupan Bapak Ciputra yang Penuh Perjuangan
Bapak Ciputra lahir pada tahun 1931 di Parigi, Sulawesi Tengah, dengan nama asli Tjie Tjin Hoan. Sejak kecil, ia telah menghadapi pahitnya kehidupan. Ayahnya ditangkap oleh tentara Jepang dan tidak pernah kembali, membuat keluarga Ciputra hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas.
Kondisi ini menempa mental Ciputra menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan berani bermimpi besar. Ia belajar bahwa nasib tidak bisa hanya diterima, tetapi harus diperjuangkan dengan kerja keras dan kreativitas.
Pendidikan dan Awal Terbentuknya Jiwa Entrepreneur
Langkah awal menuju kesuksesan dimulai ketika Ciputra berhasil melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Di kampus inilah, jiwa kewirausahaan Ciputra tumbuh kuat. Ia tidak hanya belajar teori, tetapi juga mulai membangun jaringan dan mencoba peluang usaha bersama rekan-rekannya.
Sejak muda, Ciputra memilih menjadi pencipta peluang, bukan sekadar pencari kerja. Keputusan ini menjadi titik balik penting dalam hidupnya dan membuka jalan menuju dunia bisnis properti.
Mengubah Lahan Kosong Menjadi Kota Modern
Filosofi Ciputra sebagai entrepreneur sangat terkenal:
Entrepreneur mengubah padang ilalang menjadi kota baru.
Ia melihat potensi besar di lahan yang dianggap tidak bernilai oleh banyak orang. Dengan visi jangka panjang, perencanaan matang, dan keberanian mengambil risiko, Ciputra berhasil membangun berbagai proyek besar seperti:
-
Kawasan Ancol
-
CitraLand
-
Bintaro Jaya
-
Berbagai kota mandiri di Indonesia dan luar negeri
Keberhasilan ini menjadikan Ciputra sebagai tokoh properti Indonesia yang disegani, sekaligus membuka lapangan kerja bagi ribuan orang.
Dari Rongsokan Menjadi Emas: Filosofi Bisnis Ciputra
Banyak ide Ciputra awalnya diragukan. Namun ia percaya bahwa masalah adalah peluang tersembunyi. Kawasan kumuh, lahan rawa, dan area tak terpakai justru menjadi sumber nilai ekonomi baru jika dikelola dengan inovasi dan keberanian.
Ciputra mengajarkan bahwa:
-
Keterbatasan adalah awal kreativitas
-
Risiko adalah bagian dari pertumbuhan
-
Keberanian bertindak lebih penting daripada menunggu sempurna
Inilah yang membuatnya dikenal sebagai entrepreneur visioner Indonesia.
Universitas Ciputra: Warisan Pendidikan Entrepreneur
Selain sukses di dunia bisnis, kontribusi terbesar Bapak Ciputra bagi Indonesia adalah pendirian Universitas Ciputra, sebuah perguruan tinggi yang berfokus pada pendidikan kewirausahaan (entrepreneurship).
Ciputra percaya bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh jumlah entrepreneur. Menurutnya, sebuah negara akan maju jika memiliki minimal 2–4% penduduk yang berjiwa entrepreneur. Dari keyakinan inilah, Universitas Ciputra didirikan di Surabaya sebagai kampus pelopor entrepreneurship di Indonesia.
Konsep Pendidikan Berbasis Entrepreneurship
Universitas Ciputra memiliki pendekatan yang berbeda dari perguruan tinggi pada umumnya. Entrepreneurship bukan hanya mata kuliah, melainkan DNA utama pendidikan.
Konsep pembelajaran di Universitas Ciputra meliputi:
-
Project-based learning melalui bisnis nyata
-
Mahasiswa membangun usaha sejak awal perkuliahan
-
Mentoring dari praktisi dan entrepreneur
-
Kegagalan dipandang sebagai proses belajar
Mahasiswa dilatih untuk berpikir kreatif, berani mengambil risiko, dan memiliki mental pantang menyerah—nilai yang diwariskan langsung dari perjalanan hidup Bapak Ciputra.
Fakultas dan Program Studi Universitas Ciputra
Universitas Ciputra menyediakan berbagai program studi yang semuanya diarahkan pada pembentukan jiwa entrepreneur, antara lain:
-
Entrepreneurship
-
Manajemen Bisnis
-
Akuntansi
-
Desain Komunikasi Visual
-
Arsitektur
-
Teknologi Informasi
-
Ilmu Komunikasi
-
Psikologi
-
Kedokteran
Setiap program studi mengintegrasikan kewirausahaan, sehingga lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi siap menciptakan lapangan kerja atau mengembangkan bisnis keluarga.
Mencetak Entrepreneur Muda Indonesia
Sejak berdiri, Universitas Ciputra telah melahirkan ribuan alumni yang kini menjadi:
-
Pengusaha UMKM
-
Founder startup
-
Intrapreneur di perusahaan nasional
-
Penerus dan pengembang bisnis keluarga
Hal ini membuktikan bahwa visi Bapak Ciputra dalam membangun ekosistem kewirausahaan melalui pendidikan telah memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia.
Nilai-Nilai Hidup yang Ditanamkan Bapak Ciputra
Universitas Ciputra juga menanamkan nilai-nilai hidup yang selalu ditekankan oleh Ciputra, seperti:
-
Integritas dan kejujuran
-
Kerja keras dan disiplin
-
Kepemimpinan beretika
-
Tanggung jawab sosial
-
Bisnis yang memberi manfaat bagi masyarakat
Ciputra ingin melahirkan entrepreneur yang tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga berkontribusi positif bagi bangsa.
Kesimpulan: Warisan Abadi Bapak Ciputra
Bapak Ciputra adalah contoh nyata entrepreneur Indonesia yang sukses dari nol. Ia tidak hanya membangun gedung pencakar langit dan kota modern, tetapi juga membangun manusia melalui pendidikan kewirausahaan.
Warisan terbesarnya adalah pola pikir entrepreneur: berani bermimpi besar, berani gagal, dan terus bangkit. Kisah hidup Ciputra menjadi inspirasi bahwa dengan visi, kerja keras, dan integritas, siapa pun dapat mengubah keterbatasan menjadi kesuksesan dan rongsokan menjadi emas.
Rahasia di Balik Sukses Ciputra: Sebuah Kisah Kegigihan, Keteguhan, dan Spirit Juara
Siapa yang tak mengenal nama Ciputra? Sosok yang telah menjadi legenda di dunia bisnis Indonesia ini bukan hanya dikenal sebagai pengusaha properti sukses, tetapi juga sebagai inspirasi bagi jutaan jiwa yang ingin meraih impian besar. Kisahnya bukan sekadar cerita tentang kekayaan, tetapi tentang perjuangan tiada henti, tekad keras, dan filosofi hidup yang sangat dalam.
Dalam artikel ini, kita akan menyelami kehidupan dan rahasia sukses Ciputra—from masa kecil yang penuh tantangan, perjalanan memulai usaha dari nol, hingga prinsip-prinsip kehidupan yang mampu mengubah siapa pun menjadi pemenang sejati. Ini bukan sekadar biografi; ini adalah motivasi untuk setiap pembaca yang ingin menemukan semangat juang dalam dirinya.
1. Lahir dari Keterbatasan, Menjadi Inspirasi Dunia
Ciputra lahir dengan nama asli Tjie Tjin Hoan pada 24 Agustus 1931 di Parigi, Sulawesi Tengah, dalam keluarga yang sangat sederhana. Kehidupan masa kecilnya bukanlah kisah kemewahan; justru sebaliknya—penuh kekurangan dan tantangan.
Ayahnya ditangkap oleh pasukan yang tidak dikenal, dan tak pernah kembali. Masa kecil Ciputra penuh perjuangan: ia harus membantu ibunya berjualan kue, mengurus sapi, bahkan berkebun dan berburu sebagai bagian dari hidup sehari-hari keluarga untuk bertahan hidup. Mekari
Ini bukan cerita biasa — ini adalah kisah di mana seorang anak kecil belajar tentang kerja keras, tanggung jawab, dan hidup dari apa yang sedikit. Bukan dari orang lain, tetapi dari pengalaman pahit yang membentuk karakternya.
2. Pendidikan Bukan Jalan Pintas, Tetapi Jalan Juang
Meski keterbatasan begitu nyata dalam hidupnya, Ciputra tidak pernah menyerah pada takdir. Ia mengejar pendidikan dengan semangat luar biasa.
Sampai di titik ini, kita harus menyadari satu hal penting: pendidikan bukan sekadar ijazah, tetapi cara kita memahami dunia — bukan hanya melalui teori, tetapi juga melalui praktik. Mekari
Setelah menempuh pendidikan dasar berjalan kaki sejauh 7 km tanpa alas kaki, ia berhasil masuk SMP dan SMA. Tidak berhenti di situ, ia kemudian diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Arsitektur. Di sinilah semangat kewirausahaannya mulai nyata.
Pada masa kuliah, sambil menempuh studi, ia mulai mencari uang sendiri tanpa bantuan dari orang tua. Ia bahkan mendirikan usaha konsultan arsitektur bersama teman-temannya di garasi kecil — bukti nyata bahwa seorang wirausahawan sejati selalu memulai dari apa yang dimiliki, bukan dari apa yang kurang. Dream.co.id
3. Belajar dari Praktek, Bukan Hanya Teori
Ciputra pernah berkata bahwa teori tanpa praktik hanyalah kata-kata kosong. Ia percaya bahwa untuk menjadi seorang pengusaha, seseorang harus turun tangan langsung, bukan hanya belajar dari buku.
Dalam hidup dan kariernya, ia selalu menekankan praktik lebih penting daripada teori semata—bahwa setiap ide harus diuji secara nyata, bukan hanya dipelajari secara akademis. Mekari
Prinsip ini sangat penting, karena di dunia nyata, masalah bukan diselesaikan oleh teori, tetapi oleh tindakan dan strategi yang diterapkan secara konsisten.
4. Memulai Bisnis Tanpa Modal: Bukti Bahwa Modal Bukan Segalanya
Salah satu kisah paling legendaris dari perjalanan hidup Ciputra adalah bahwa ia memulai usahanya tanpa modal besar. Kata kuncinya: konsep yang bagus.
Ciputra percaya bahwa jika kamu memiliki konsep yang kuat, kamu tidak perlu takut akan kekurangan modal—karena orang lain akan melihat nilai dari ide itu dan bersedia bekerja sama denganmu. Mekari
Ini bukan hanya sekadar teori; ini adalah kenyataan yang ia buktikan saat bergabung dengan PT Pembangunan Jaya dan kemudian mendirikan Jaya Group, Metropolitan Group, dan akhirnya Ciputra Group — yang kemudian menjadi salah satu empire properti terbesar di Indonesia. Mekari
Kisah ini mengingatkan kita: banyak orang berhenti di awal karena tidak memiliki modal besar — tetapi modal terbesar sebenarnya adalah konsep, visi, dan keberanian untuk bertindak.
5. Menolak Berpuas Diri, Selalu Mencari Tantangan Baru
Sukses di satu titik bukan berarti berhenti di sana. Bagi Ciputra, kesuksesan adalah proses yang terus berlanjut.
Setelah sukses bersama Jaya Group dan Metropolitan Group, ia tidak berhenti — ia justru mendirikan Ciputra Group yang fokus pada pengembangan proyek properti besar seperti kota modern, perumahan, pusat bisnis, dan fasilitas lainnya di lebih dari 44 kota di Indonesia. Glints
Semakin besar pencapaiannya, ia justru semakin terdorong untuk menciptakan dampak yang lebih luas, termasuk melakukan ekspansi bisnis hingga luar negeri. Wikipedia
Pesan penting yang kita ambil di sini: jangan biarkan satu pencapaian membuatmu berhenti — gunakan itu sebagai landasan untuk meraih pencapaian berikutnya.
6. Ketangguhan Menghadapi Krisis: Pelajaran dari Tahun 1998
Tidak ada perjalanan hidup yang mulus tanpa tantangan besar. Ciputra mengalami salah satu masa paling sulit dalam sejarah bisnis Indonesia ketika krisis ekonomi melanda pada tahun 1998.
Banyak proyek stagnan, perusahaan melakukan PHK besar-besaran, dan perusahaan bahkan harus melakukan restrukturisasi besar. Namun, dengan mental baja dan keteguhan hati, Ciputra tidak menyerah. Ia tetap berjuang, menyelamatkan perusahaan yang ia bangun, dan justru keluar dari krisis dengan kekuatan baru. Mekari
Ini mengajarkan kita bahwa tantangan terbesar bukan untuk membuat kita mundur, tetapi untuk membuat kita menjadi lebih matang dan kuat.
7. Prinsip Life & Business yang Selalu Ia Pegang
Sepanjang hidupnya, Ciputra bukan hanya membangun bangunan, tetapi juga prinsip hidup yang luar biasa. Dari wawancara dan berbagai catatan, beberapa prinsip penting yang ia pegang adalah: medcom.id
🔹 Integritas
Integritas adalah landasan utama sikap dan tindakan. Tanpa integritas, kesuksesan akan rapuh.
🔹 Profesionalisme
Mengutamakan kualitas, etika, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan.
🔹 Entrepreneurship
Semangat inovasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan dalam menghadapi setiap tantangan.
Ia juga menekankan prinsip 5D yang menjadi kerangka bagi kesuksesan: Dream (mimpi besar), Desire (keinginan yang kuat), Drive (dorongan semangat), Discipline (disiplin ketat), dan Determination (tekad yang tidak tergoyahkan). medcom.id
8. Mengubah Hidup Orang Lain: Filantropi dan Pendidikan
Kisah Ciputra tidak hanya berhenti pada mencari kekayaan. Ia percaya bahwa kehidupan yang berarti adalah kehidupan yang mampu mengangkat orang lain.
Ia dikenal sebagai filantropis besar yang fokus pada pendidikan. Ia mendirikan Universitas Ciputra yang menitikberatkan pada pendidikan kewirausahaan dan kreativitas generasi muda, dengan tujuan mencetak banyak pengusaha tangguh di Indonesia. Wikipedia
Selain itu, ia juga mendirikan sekolah, mengembangkan museum seni, serta berbagai institusi pendidikan lainnya. Pendidikan, bagi Ciputra, adalah warisan sejati yang bisa menciptakan dampak abadi bagi banyak orang. CENLAPROPERTY
9. Melampaui Batas: Visi untuk Dunia
Ciputra bukan hanya memikirkan Indonesia — ia memikirkan bagaimana ruang hidup manusia bisa lebih baik, lebih hijau, dan lebih layak huni. Konsep pembangunan kota yang berwawasan lingkungan, perencanaan kota modern, dan inovasi dalam setiap proyek menunjukkan visinya yang luas. Ciputra
Ia menerapkan filosofi bahwa bangunan bukan hanya kokoh secara fisik, tetapi juga mampu memberikan nilai kehidupan bagi para penghuninya. Bentuk nyata ini terlihat di banyak proyek besar yang ia bangun di dalam dan luar negeri. Ciputra
10. Kesimpulan: Pelajaran Berharga untuk Hidup dan Kariermu
Luar biasa memang kisah hidup seorang Ciputra. Dari seorang anak yang harus bertahan hidup dengan segala keterbatasan, hingga menjadi pengusaha besar dengan dampak sosial dan pendidikan yang luas.
Berikut adalah 12 pelajaran motivasi utama yang bisa kita tiru:
-
Mulai dari apa yang kamu punya, bukan dari apa yang kurang
-
Pendidikan adalah dasar, tapi praktiklah guru terbaik
-
Percaya pada ide sebelum modal datang
-
Integritas adalah nilai yang tak ternilai
-
Jangan pernah puas dengan satu pencapaian saja
-
Tantangan adalah batu loncatan, bukan penghalang
-
Disiplin adalah kunci konsistensi
-
Tekad kuat mampu menembus segala hambatan
-
Berbagi ilmu sama pentingnya dengan mencari sukses
-
Visi besar mampu mengubah dunia, bukan sekadar dirimu
-
Jangan takut berinovasi dan mengambil risiko yang terukur
-
Bangun kehidupan yang memberikan dampak, bukan hanya keuntungan
Penutup
Kisah Ciputra bukan sekadar cerita sukses bisnis. Ini adalah panduan motivasional bagi siapa saja yang ingin mengubah hidupnya, menemukan tujuan hidup yang besar, dan menjadikan setiap kegagalan sebagai pelajaran untuk bangkit lebih kuat.
Semoga artikel ini memberi kamu inspirasi — bahwa tidak ada mimpi terlalu besar, dan tidak ada keterbatasan yang lebih kuat dari semangat untuk mewujudkannya.
Video Inspirasi Pak CiputraTelur Columbus ala Pak Ciputra: Kunci Mental dan Cara Berpikir Pebisnis Pemula agar Berani Mulai
Pendahuluan: Mengapa Banyak Orang Gagal Bukan Karena Tidak Mampu?
Banyak orang bermimpi menjadi pebisnis. Ingin punya usaha sendiri, ingin bebas secara finansial, ingin hidup lebih bermakna. Namun, hanya sedikit yang benar-benar memulai. Lebih sedikit lagi yang bertahan.
Masalahnya sering kali bukan pada kurangnya modal, pendidikan, atau kesempatan. Masalah terbesar justru ada pada cara berpikir.
Di sinilah Pak Ciputra, salah satu entrepreneur terbesar Indonesia, memperkenalkan sebuah konsep sederhana namun sangat kuat: Teori Telur Columbus. Sebuah teori yang tampak sederhana, tetapi mampu mengubah cara pandang seseorang terhadap bisnis, kegagalan, dan keberanian untuk memulai.
Bagi pebisnis pemula, teori ini bukan sekadar cerita inspiratif. Ia adalah fondasi mental.
Kisah Singkat Telur Columbus: Awal Sebuah Cara Berpikir
Teori Telur Columbus berasal dari kisah Christopher Columbus. Setelah menemukan benua Amerika, banyak orang meremehkan jasanya dan berkata bahwa siapa pun bisa melakukannya.
Columbus lalu menantang mereka untuk membuat telur berdiri di atas meja. Semua orang mencoba, tetapi gagal. Telur selalu jatuh.
Columbus kemudian memecahkan sedikit bagian ujung telur dan menegakkannya. Telur pun berdiri.
Pesannya sederhana:
Setelah seseorang menunjukkan caranya, semua orang akan berkata itu mudah.
Namun, sebelum itu dilakukan, semua orang menganggapnya mustahil.
Makna Telur Columbus Menurut Pak Ciputra
Menurut Pak Ciputra, Teori Telur Columbus adalah simbol dari kreativitas, keberanian, dan jiwa entrepreneurship.
Beliau menegaskan:
-
Masalah sering kali bukan karena tantangan terlalu besar
-
Tetapi karena manusia terlalu terikat pada cara lama
Dalam bisnis, telur melambangkan:
-
Keterbatasan modal
-
Ketakutan gagal
-
Minim pengalaman
-
Kondisi pasar yang sulit
Sedangkan memecahkan ujung telur melambangkan:
-
Keberanian berpikir beda
-
Kreativitas mencari solusi
-
Tindakan nyata, bukan hanya wacana
Realita Pebisnis Pemula: Terjebak Pola Pikir yang Salah
Pebisnis pemula sering terjebak pada kalimat-kalimat ini:
-
“Saya belum punya modal.”
-
“Nanti saja kalau sudah siap.”
-
“Saya takut rugi.”
-
“Saya tidak punya pengalaman.”
Pak Ciputra menyebut ini sebagai mental penonton, bukan mental pelaku.
Beliau pernah menegaskan bahwa:
Entrepreneur sejati tidak menunggu keadaan sempurna. Ia menciptakan kesempatannya sendiri.
Telur Columbus dan Modal: Mengubah Cara Pandang
Bagi pebisnis pemula, modal sering dianggap sebagai penghalang utama. Padahal, menurut Pak Ciputra:
Modal terbesar adalah ide dan keberanian.
Banyak bisnis besar lahir dari:
-
Sistem pre-order
-
Kerja sama bagi hasil
-
Konsinyasi
-
Dropship
-
Memanfaatkan aset orang lain
Ini semua adalah contoh “memecahkan telur” dalam dunia bisnis.
Pebisnis pemula yang hanya menunggu uang akan kalah dengan mereka yang berani menawarkan konsep.
Mulai dari Masalah, Bukan dari Produk
Kesalahan umum pebisnis pemula adalah bertanya:
“Saya mau jual apa?”
Padahal pertanyaan yang benar adalah:
“Masalah apa yang sering dialami orang di sekitar saya?”
Pak Ciputra mengajarkan bahwa:
-
Bisnis lahir dari masalah
-
Keuntungan lahir dari solusi
Contoh sederhana:
-
Orang sibuk → jasa titip, catering, laundry
-
UMKM bingung online → jasa admin marketplace
-
Orang malas masak → frozen food rumahan
Bisnis tidak harus rumit. Yang penting dibutuhkan.
Jangan Tunggu Sempurna: Kesalahan Fatal Pebisnis Pemula
Banyak pebisnis pemula menunda karena ingin:
-
Logo bagus
-
Toko besar
-
Peralatan lengkap
-
Ilmu sempurna
Padahal Pak Ciputra menegaskan:
Kesempurnaan datang setelah keberanian memulai, bukan sebelum itu.
Lebih baik:
-
Produk sederhana tapi jalan
-
Untung kecil tapi berputar
-
Pelanggan sedikit tapi nyata
Telur tidak akan berdiri jika hanya dipikirkan.
Berani Diremehkan: Harga dari Kreativitas
Setiap orang yang “memecahkan telur” hampir pasti akan:
-
Diremehkan
-
Diragukan
-
Dicibir
Pak Ciputra mengalami itu berkali-kali. Banyak idenya dianggap terlalu berani, terlalu nekat, bahkan mustahil.
Namun sejarah membuktikan:
Orang yang berani berbeda hari ini, akan dipuji besok.
Pebisnis pemula harus siap membayar harga ini:
👉 diremehkan di awal
👉 dihargai di akhir
Prinsip 5D Pak Ciputra untuk Pebisnis Pemula
Pak Ciputra merumuskan 5D sebagai fondasi kesuksesan:
-
Dream – Mimpi yang jelas
-
Desire – Keinginan yang kuat
-
Drive – Mau bergerak, bukan hanya bicara
-
Discipline – Konsisten meski lelah
-
Determination – Tidak menyerah saat gagal
Tanpa kelima ini, telur tidak akan pernah berdiri.
Gagal Bukan Musuh, Tapi Guru
Pebisnis pemula sering takut gagal. Padahal Pak Ciputra menegaskan:
Gagal adalah biaya sekolah seorang entrepreneur.
Yang berbahaya bukan gagal, tetapi:
-
Tak mau belajar
-
Tak mau bangkit
-
Tak mau memperbaiki diri
Setiap kegagalan adalah bagian dari proses “memecahkan telur”.
Bisnis Kecil Hari Ini, Dampak Besar Esok Hari
Pak Ciputra selalu menekankan bahwa:
-
Semua bisnis besar berawal dari kecil
-
Semua pengusaha besar pernah menjadi pemula
Yang membedakan hanyalah:
👉 siapa yang berani mulai
👉 siapa yang bertahan
Bisnis kecil hari ini adalah:
-
latihan mental
-
latihan disiplin
-
latihan kepemimpinan
Telur Columbus dan Etika Bisnis
Penting dicatat: memecahkan telur bukan berarti curang.
Pak Ciputra sangat menekankan:
-
Integritas
-
Kejujuran
-
Tanggung jawab
Kreativitas harus berjalan seiring dengan etika. Tanpa itu, bisnis mungkin cepat naik, tetapi juga cepat jatuh.
Pesan Penutup untuk Pebisnis Pemula
Jika kamu hari ini:
-
Masih ragu
-
Masih takut
-
Masih merasa kecil
Ingat pesan Telur Columbus ala Pak Ciputra:
Bukan telur yang sulit berdiri, tapi pikiran kita yang terlalu kaku.
Jangan tunggu:
-
modal besar
-
restu semua orang
-
keadaan ideal
Mulailah dari:
-
ide sederhana
-
langkah kecil
-
tindakan nyata
Karena setelah kamu berhasil, dunia akan berkata:
“Oh, ternyata mudah.”
Padahal hanya kamu yang tahu:
betapa beraninya kamu saat memecahkan telur itu pertama kali.










Posting Komentar